PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA

Diposkan oleh abdul ghofur

PERTEMUAN KE I
PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM PEMBANGUNAN BANGSA

1.       Perkembangan Bahasa Indonesia 
                    dilakukan usaha ke arah terwujudnya bahas Indonesia sebagai bahasa resmi. Upaya yang disebut sebagai pembinaan diarahkannya tujuan tersebut. Agar bahasa nasional itu sebagai media komunikasi semakin luas dikenal dan dipergunakan di dalam masyarakat Indonesia baru.
2.       Tujuan Perkembangan Bahasa Indonesia
Ø  Tujuan pertama adalah agar bahasa nasional itu sebagai media komunikasi semakin luas dikenal dan dipergunakan di dalam masyarakat Indonesia baru.
Ø  Tujuan kedua adalah agar bahasa itu sendiri sebagai suatu sistem simbol, menjadi semakin lengkap sebagai suatu perangkat yang utuh.

3.       Peran Bahasa Indonesia
Ø  sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Kenyataan sejarah itu berarti bahwa bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan telah berfungsi secara efektif sebagai alat komunikasi antarsuku, antardaerah, dan bahkan antarbudaya.
Ø  bahasa Indonesia yang memiliki peran yang sangat menentukan sebagai alat komunikasi dalam peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

4.       Pembinaan Jati Diri Bangsa
Ø  bahasa Indonesia senantiasa selalu dibina dan dipelihara oleh seluruh warga masyarakat, yaitu baik pemerintah maupun swasta, baik pakar maupun awam.
Ø  kebahasaan yang meliputi baik ketatabahasaan maupun kosakata.
Ø  kebahasaan yang dipentingkan adalah rancang bangunnya atau tingkat kebakuan kaidah-kaidahnya.

5.       Bahasa Indonesia dan Pembinaan Kehidupan Budaya Bangsa
Ø  bahasa Indonesia dan bahasa daerah, dalam hal pengembangan iptek perhatian itu hendaknya dipusatkan pada bahasa Indonesia dalam kaitannya dengan bahasa asing.
Ø  mengusahakan agar dalam bahasa Indonesia juga tersedia perangkat peristilahan yang menyangkut bidang iptek tersebut.
Ø  Pembinaan bahasa Indonesia terus ditingkatkan sehingga penggunaannya secara baik dan benar serta dengan penuh rasa bangga makin menjangkau seluruh masyarakat, memperkukuh persatuan dan kestuan bangsa.

6.       Bahasa Indonesia dan Sumbangannya terhadap  Kehidupan Bangsa
       Ungkapan ”bahasa menunjukkan bangsa” memperlihatkan kesalingterikatan yang sangat erat antara bahasa dan kehidupan bangsa.

CARA BERBICARA LANCAR DI DEPAN UMUM

Diposkan oleh abdul ghofur


PERTEMUAN KE V

CARA BERBICARA LANCAR DI DEPAN UMUM

Banyak berbagai hal yang dapat menyababkan seseorang merasa tidak nyaman ketika berbicara di depan umum, di antaranya adalah perasaan grogi, tidak siap dengan materi yang akan di sampaikan, dan lain sebagainya.
Tips-Tips Berbicara di Depan Umum :
A.      Menurut Lugwina Hananto ( Perencana Keuangan dan Pembicara Seminar )
1.       Perbanyak Latihan Persentasi, saat persentasi, kemampuan bicara menjadi perhatian utama. Karena dalam persentasi, kesiapan materi memegang 20% faktor kesuksesan dan 80% kemampuan public speaking.
2.       Latih Suara dan Diafragma, faktor terpenting dalam komunikasi lainnya salah satunya adalah intonasi suara bisa di latih secara alami.
3.       Walking The Talk, sebelum berbicara, kuasai dulu materinya, cara paling mudahadalah dengan menerapkan bahan pembicaraan pada diri sendiri.dengan begitu, lebih mudah meyakinkan orang lain berdasarkan pengalaman sendiri.
4.       Hindari Pembicaraan Yang Bukan Bidang Anda, maksudnya jika anda tidak menguasai materi yang akan di sampaikan, lebih baik hindari, sehingga percaya diri anda di depan audien akan selalu terjaga.
5.       Raih Kredibilitas, tak gampang untuk membangun image tentang siapa diri and sendiri. Caranya bersikaplah jujur dan terbuka.
6.       Bongkar Batas Formal, dengan audiensi yang setara kelompok usia dan status sosialnya, kita bisa menggunakan gaya bahasa sehari-hari. Sedangkan dengfan meraka yang lebih tua, gunakan gaya bicara yang lebih santun.
7.       Tempatkan Diri di Posisi Audiensi, di hada[pan audiensi dengan strata ekonomi lebih rendah, gunakan contoh-contoh yang sederhana, sesuai keadaan mereka. Jangan menerapkan gaya interaksi yang memojokan audiensi. Lebih baik ceritakan pengalaman negative diri sendiri.
8.       Pelajari Karakter Audiensi, ekspresi wajah audiensi yang lempeng bisa anda baca dengan mudah. Untuk menghadapinya, lemparkan sesuatu yang bergairah lebih dulu, sebagai teaser, gimmick atau ice breaking.
9.       Utamakan Keunungan Audiensi, pelajari agenda, misi dan tujuan acara sebelumnya menyiapkanm materi pembicaraan. Jangan hanya bicara dari sudut pandang anda, melainkan siapkan materi dari sudut pandang dan kepentingan audiensi.
10.   Jangan Gunakan Jargon, karena bahasa jargon belum menasional, justru akan membingungkan audiensi yang belum memgenalnya, sehingga meateri tidak akan sampai dengan tepat ke audiensi.
11.   Membuat Review Harian, belajar dari situ, ketika besok anda barada dalam situasi yang sama, anda tahu langkah antisipasi agar tidak melakukan kesalahan yang sama.
12.   Ikuti Kursus, siapa saja dan kapan saja yang mersa tidak nyaman saat berbicara, sering kehabisan kata-kata atau kurang percaya diri, ada baiknya ikut kursus public speaking.

TEKNIK MENULIS SURAT

Diposkan oleh abdul ghofur

PEMBAHSAN KE IV
 
TEKNIK MENULIS SURAT
 
Ø  Surat Dinas atau surat resmi ditulis untuk keperluan komunikasi antar kantor satu dan kantor yang lain,atau antar organisasi.
Ø  Menulis surat dinas harus mengikuti aturan tertentu mengenai sistematika,isi,dan bahasan surat.
A.    Format dan bentuk surat menarik
B.     Bahasa harus jelas,padat,baku,umum
C.     Beberapa jenis surat yang termasuk surat dinas:
1.      Surat Permohonan, surat yang berisi permohonan atau permintaanrsesuatu kepada pihak lain. Dalam surat permohonan terdapat beberapa pokok antara lain:
a)      Identitas permohonan
b)      Isi permohonan
c)      Tujuan dan alasan memohon
d)     Batas waktu maksimal untuk menjawab permohonan
e)      Pernyataan kesungguhan dalam memohon
2.      Surat Pemberitahuan, berisi suatu pengumuan sosialisasi informasi baru yang perlu  diketahui oleh pihak lain yang terkait.Isi dari surat pemberitahuan adalah :
a)       bagian pembuka
b)      bagian isi,berisi rincian,uraian,keterangan penjelasan
c)      bagian penutup
3.      Surat keterangan, surat yang berisi tentang keterangan resmi tentang status atau kondisi seseorang atau barang yang dikelurkan oleh pejabat yang berwenang
4.      Surat kelakuan baik
5.      Memo dan nota dinas
Ø  Penulisan Surat yang Baik dan Benar
1.    Tidak mengandung makna ganda
2.    Antara penerima dan pengirim memiliki maksud yang sama
3.    Sederhana
4.    Tepat menggunakan kata dalam pemakaiannya.
5.    Tulisannya tersusun rapi dan berurutan.
        Bahasa yang digunakan dalam surat sebaiknya:
a.       Mengutamakan sama derajat
b.      Tegas
c.       Mudah dimengerti oleh pembaca
d.      Menggunakan bahasa yang sopan
e.       Jelas antara penulis dan pembaca

PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA

Diposkan oleh abdul ghofur


PERTEMUAN KE II
PERAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
BAHASA adalah merupakan kumpulan bunyi-bunyi yang tersusun secara teratur sehingga menimbulkan makna, di ujarkan secara lisan, digunakan untuk mengungkapkan pikiran.
*      Sejarah dan Perkembangan Bahasa Indonesia
Ø  Bahasa resmi di negara kita berasal dari bahasa melayu.
Ø  Berbagai peninggalan-peninggalan sejarah, diantaranya prasasti kedukan bukit (638 M) yang ada di palembang, Talang Tuo (684 M).
Ø  Para pemuda indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan mengangkat bahasa melayu sebagai bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia, atau yang lebih kita kenal dengan sumpa Pemuda (28 Oktober 1928).
Ø  Pada tanggal 18 Agustus 1945 Bahasa Indonesia di nyatakan sebagai bahasa Nasional.
*      Faktor yang menyebabkan bahasa melayu di jadikan bahasa nasional
Ø  Bahasa melayu merupakan Lingua Franca bahasa perhubungan.
Ø  Sistem bahasa melayu sederhana, mudah di pelajari.
Ø  Suku yang asda di Indonesia dengan sukarela menerima bahasa indonasia menjadi Bahasa Nasional.
Ø  Bahasa melayu mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti yang luas.
*      Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara
Ø  Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa resmi kenegaraan.
Ø  Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan.
Ø  Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksannaan pembangunan.
*      Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
Ø  Bahasa yang di gunakan di dalam kegiatan berkomunikasi.
Ø  Setiap suku bangsa yang brgitu menjunjung njilai adat dan bahasa daerahnya masing-masing di satukan dan di samakan derjatnya dalam bahasa Indonesia.
*      Peran dan fungsi bahasa Indonesia dalam ilmu pengetahuan dan teknologi seni
Ø  Bahasa adlah kunci untuk membuka khasanah pengetahuan.
Ø  Perkembangan bahasa Indonesia tidak seimbang dengan perkembangan budaya bangsanya.
Dengan adanya informasi ilmiah dalam bahasa Indonesia, pasti akan akan ada kemajuan pesat di bidang ilmu pengetahuan yang berarti meningkatkan mutu bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmiah.

TEKNIK BERDISKUSI

Diposkan oleh abdul ghofur


PERTEMUAN KE III

TEKNIK BERDISKUSI

A.      Pengertian Diskusi

Diskusi berarti proses bertukar pikiran antara dua orang atau lebih tentang suatu masalah untuk mencapai tujuan tertentu.

B.      Unsur Pokok Diskusi

ü  Dilakukan oleh dua orang atau lebih (kelompok).
ü  Ada masalah yang menjadi pokok pembicaraan.
ü  Ada tujuan yang hendak dicapai, terutama demi kemajuan ilmu dan pengetahuan.
ü  Tempatnya sudah ditentukan.
ü  Waktunya sudah dibatasi.
ü  Pihak-pihak yang telibat juga sudah jelas kedudukan dan fungsinya.

C.      Tips Agar Diskusi Dapat Berjalan Dengan Baik

ü  bersikap sopan dan bijak dalam menghadapi pendapat orang lain.
ü  Materi dan cara penyampaian materimya menarik.
ü  kuasai pokok pembicaraan sebelum terjun ke dalam diskusi.
ü  gunakan bahasa yang baik dan benar serta simpatik saat mengemukaan pendapat.
ü  hindari sikap emosional.
ü  kemukaan sanggahan setelah ada izin dari moderator.

D.      Manfaat Berdiskusi

ü  dapat menambah wawasan dan saling bertukar  pikiran dengan peserta lain.
ü  belajar mengemukakan pendapat dan berlatih menanggapai pendapat orang lain.
ü  dapat menentukan suatu kesepakatan untuk melakukan tindakan, kegiatan, pekerjaan, dan bersikap tertentu.
ü  dapat belajar berorganisasi baik sebagai angota maupun staf pimpinan.
ü  dapat menganalisis bersama suatu masalah dan  melaksanakan tindakan atau         keputusan yang tepat.